Kira2
lima tahun yg lalu seorang ibu datang ke tempat kami di Bogor bersama
anaknya, Nia namanya, yg waktu itu masih di duduk di Bangku
kelas 3 SMP untuk berkonsultasi.
g menjadi kegundahan hati orang tuanya adalah karena prestasi dan nilai rata2 anaknya disekolah yg katanya pas-pasan.
Beliau berkata, meskipun biaya sekolah sekarang sangat mahal, kami
sebagai orang tua sebenarnya tidak keberatan asalkan anaknya menunjukkan
prestasi yang baik di sekolah.
Lalu selama 2 jam kami mengajak
ibunya untuk lebih berfokus pada keunggulan yg dimiliki puterinya
ketimbang terus mempermasalahkan kekurangan demi kekurangannya.
Setelah meyakinkan sedemikian rupa akhirnya hari itu juga berhasil kita berhasil menemukan POTENSI EMASNYA yaitu MENARI.
Dari haril pemetahan singkat kami bersama Nia, tidak di ragukan lagi
bahwa ia memiliki potensi dan sekaligus mimpi besar untuk menjadi
seorang PENARI DUNIA.
Dan tentu saja untuk itu ia harus
berusaha dan sy wajibkan untuk berlatih keras dan mencari sekolah tari
yg terbaik yg ada di dunia. Waktu itu kami berdua memutuskan aliran
tarinya adalah Hiphop Modern yg di padu dengan Balinese Dance.
Singkat cerita persiapan dimulai.... hanya orang tuanya kembali tidak yakin.. karena pengaruh saudara2nya. Beliau curhat...
Piye iki ayah (krn beliau orang Surabaya) aku bingung dan ragu, karena
keluargaku itukan sangat akademis sekali rata2 S3, mereka malah memarahi
aku katanya apa2an ini kok anak malah disuruh sekolah nari.... Mau jadi
apa nanti anakmu dengan narinya itu..
Trus yg kedua adalah
Nia kan baru kelas 3 SMP lah kalo sekolah nari di luar negeri kan
berarti tidak bisa lagi melanjutkan sekolahnya ke SMA. Kata keluarga
saya; kamu ini gimana sich...Bikin malu keluarga besar kita saja. Wong
jaman sekarang kok punya anak cuma lulusan SMP.
1 Jam lebih
kami berusaha memberikan penjelasan yg meyakinkan, hingga akhirnya sang
ibu kembali berani lagi melanjutkan renca bersama anaknya.
Jadilah akhirnya ia mengikuti Audisi Sekolah Tari di New York...., namun
sayangnya bekal ilmu tari dari Indonesia belumlah cukup, hingga ia
belum berhasil dan kalo tidak salah hanya bisa menempati urutan 3
terakhir dari belakang.
Kembali anak ini pulang ke Indo menemui
saya bersama ibunya dan berkata: "Ayah gak usah sekolah di tempat yg
terbaik ya.... , di tempat lain saja ya..yg pentingkan sekolah Nari
juga. karena tesnya terlalu sulit dan ketat. Aku kayaknya gak sanggup
deh..."
Lalu saya katakan; "Nia begini ya...kalau kamu masih
mau di bimbing sama ayah." "Now Way !!! kamu tetap harus tembus Sekolah
Tari yg terbaik". Kata saya tanpa kompromi.
"But Why ayah...?? Kenapa harus di sekolah terbaik "
"Karena ayah ingin kamu jadi orang nomer satu dan yg terbaik untuk mimpi kamu !!"
"Kenapa harus yg terbaik? Nia masih terus mencecar saya, penasaran.?"
"Nia..., sekarang ayah mau tanya, kamu tahu gak siapa Orang nomer satu
di Amerika !!" Dengan cepat dia menjawab; "Obama !! " "Sekarang kamu
tahu gak siapa wakilnya...?" tanya saya lagi. Dia kebingungan dan tanya
sama maminya.... dan keduanya jadi kebingungan menebak2 dan tidak
ketebak.
"Itulah Nia, pentingnya jadi orang nomer satu dan
terbaik di bidangnya, kalau jadi orang nomer dua, masih menjabat saja
orang-orang tidak ada yg tahu namanya."
Tanpa banyak tanya lagi Nia langsung berkata, Oke ayah aku akan Tembus Sekolah itu dengan cara apapun yg bisa akulakukan.
Jadilah akhirnya anak ini langsung bekerja keras menembus sekolah
tersebut yakni dengan mengikuti PROGRAM PELATIHAN AUDISI TARI langsung
di New York selama 3 bulan.
Wah ibunya datang lagi
kepusingan..., "Piya iki ayah, bagaimana mungkin anak perempuan baru 3
SMP sendirian 3 bulan ada di negeri orang....??"
Mulai muncul berbagai ketakuan.... "nanti bagaimana kalau terjadi.....ini dan itu...."
Hingga akhirnya orang tua dan anak ini buat Agreement di saksikan oleh
saya bahwa semua KETAKUTAN orang tuanya itu akan di jaga tidak akan
terjadi.
Singkat cerita.... Nia akhirnya Tembus !!!! ia kembali
ke Indonesia bertemu saya dengan air mata bangga bercampur haru....
"Ayah aku bisa !!" Katanya. "Yes !" jawab saya ! " kamu pasti bisa Ni
Ayah yakin kamu pasti bisa !!! "
"Kenapa ayah begitu yakin aku bisa ?" dia balik bertanya. "Ya karena kamu Anak Indonesia Nia !!!!"
Nia terbelalak kaget dengan jawaban saya. "Memangnya kenapa kalo anak Indonesia ?" dia bertanya penasaran.
"Ya menurut pengalaman Ayah Anak2 Indonesia itu Jarang ada yg gagal
jika bersekolah di luar negeri, bahkan sering menjadi papan atas di
sekolahnya."
Singkat cerita perjuangan pun dimulai.....
Satu tahun berlalu.... terdengar kabar... Nia masuk 10 besar penari di sekolahnya.
4 tahun berlalu...
Tiba2 di suatu pagi Handphone saya berdering..... di ujung sana
terdengar suara seorang perempuan muda dengan nada lembut berkata.
"Ayah ini aku Nia..Aku baru aja sampai di Indonesia, aku ingin ajak
ayah makan malam, please bisa ya..., Aku punya banyak sekali cerita
untuk ayah, can't wait to see you ayah !"
Segera saja saya menyanggupinya....
Setelah telp di tutup tak sadar mata saya basah karena haru, bahagia
dan bangga bercampur aduk di dalamnya. Karena belum lama saya baru saja
melihat kisah seorang guru yg di ajak makan malam oleh salah seorang
muridnya yg sudah berhasil. Yang berjudul "Its time for dinner".
dialamat sbb:
http://www.youtube.com/watch?v=l48FyAmQNOc
Tibalah saat makan malam itu, Nia datang dengan wajah ceria, dengan
penampilan seorang seniman. Sambil menemani saya berbuka puasa, Nia
bercerita dengan berapi-api tanpa putus saya mendengarkan dia bercerita
jadi terbawa semangat pula,
Nia bercerita betapa segala
rencana yg dulu pernah dibuatnya bersama saya lima tahun yg lalu satu
persatu mulai terwujud jadi kenyataan.... "Manakjubkan ya ayah!!"
katanya...mengenang.
Nia juga bercerita jika kini dia tidak
hanya menjadi seorang penari yg membawakan tema Hiphop yg dipadu dengan
Baliness, melainkan sudah menjadi seorang Director Choreography di
usianya yg baru 19 tahun. Dan sedang merintis sebuah Production House di
sana.
Saking asiknya mendengarkan ceritanya, tak sadar 2,5 jam
waktu berlalu tanpa terasa. Ayahnya sampai iri dan berkata.... "Nia itu
kok bisa ya cerita begitu terbukanya sama ayah padahal kalo sama kita
dia gak banyak cerita apa-apa lho.."
Ya Tuhan... anak SMP yg
dulu nilainya pas-pasan itu kini telah menjadi seorang Director
Choreography di Los Angles, California di usianya yg masih amat sangat
belia.
Ya Tuhan meskipun aku bukan ayah kandungnya, aku merasa begitu luar biasa bahagianya, bangga sekaligus bersyukur....
Satu anak Indonesia telah berhasil mewujudkan mimpi terbesarnya, yg kelak akan mengharumkan nama keluarga dan bangsanya.
Ya Tuhan aku semakin yakin lagi terhadap kemampuan anak-anak Indonesia !
Ya Tuhan Doa ku.... Semoga kelak akan ada lebih banyak lagi anak2
Indonesia yg berhasil meraih mimpi2nya untuk menjadi anak-anak kelas
dunia yg membanggakan keluarga dan bangsanya...!
Tentunya semua ini bisa terjadi karena dukungan penuh dari kedua orang tuanya yg luar biasa !
Let's Make Indonesian Strong from our Home !!!